kita ini PARTNER !

"sudah dirumah ? kalau sudah sampai buruan mandi terus makan ya "

Kata-kata tersebut mungkin tidak aku dapatkan setiap hari , namun aku sangat mengerti mengapa dia tidak jarang membuatku sebal setengah mati karna tidak memberiku kabar barang satu pesan singkat .
Kalau dipikir, hubungan macam apa ini, jika saling memberi kabar pun jarang. Aku menanggapi pertanyaan itu dengna "dia sibuk dengan setumpuk pekerjaan yg nantinya akan membahagiakanku "
karna aku tahu apa yg akan dia kerjakan dan yg seharusnya dia kerjakan .

Sebagai wanita yg sangat manja dan labil dalam segala hal , aku bersyukur mempunya pria yg sangat memaklumi apa-terserahnya-aku , kelakuan kelakuan yg biasanya membuat sebagian pria berpikir "ini perempuan kelakuanya malu-maluin banget ya". Namun tidak dengan pria ini , pria yg 4 tahun belakangan menjadi teman seperjuangan untuk mencapai kata LULUS dari sekolah menengah kejuruan, teman saat memulai perjuangan untuk mencari pekerjaan , teman saat aku buuh hiburan, teman disaat mendorong motor waktu ban bocor , teman yg sekaligus guru yg darinya aku banyak belajar tentang arti realistis menghadapi kehidupan , menjadi diri sendiri dan menghargai apapun yg dipunya.

Pria yg suka minum kopi dan coklat panas , walau tak jarang dia sering kecewa karna pesanan coklat panas yg dia terima hanya sekedar coklat bubuk yg dijual di pasaran. Tidak sesuai yg dia perkirakan. Namun dia tetap meminumnya hingga habis,

Aku suka memperhatikan pria ini saat dia bercerita , aku suka melihatnya tertidur pulas hingga aku takut untuk membangunkannya jika memang saat itu tidak ada yg harus ia kerjakan. Aku suka saat dia berkata "Biarin, kamu kan punyaku". Apalah aku ini. Aku suka saat dia mengingat-ingat kemana saja dia membelanjakan semua hasil jerih payahnya selama 1 bulan .

Dia adalah orang yang masih percaya untuk bertanya jalan padaku, walaupun dia tahu aku sangat payah dalam hal mengingat jalan. Dia adalah pria yg sabar mengingatkan telitilah sebelum membeli sesuatu, karna tak jarang barang yg telah aku beli cacat sana sini. Dia adalah pria yg tak keberatan dengan gaya mewarnai rambutku yg bagi sebagian orang berkata bahwa warna rambutku ini kontras dengan warna kulitku.

Aku suka berjalan sendiri, kalau kata anak kekinian "me time" ya buatku me time itu sangat menyenangkan. Dia pria yg biasanya berkata "ya sudah kalau kamu mau pergi sendiri , jangan lupa bawa henpon kalau kalau ada sesuatu. Kalau sudah sampai rumah kabari "yang mungkin sebagian pria jika pasangannya meminta ijin untuk pergi sendiri akan dijawab, "mau kemana? ngapain? kok sendirian ? jangan jangan mau ketemu cowok lain ya?" haha no offense ya itu hanya opiniku saja .

Dia yg pria yg mau menemani dan menungguiku saat aku ke dokter dan kolot sekali memintaku untuk check up. Dia adalah pria yg tak banyak berjanji namun selalu memberi ku sesuatu yg tak pernah aku pikirkan sebagai hadiah.

Dia adalah pria yg rela memboncengkan aku naik sepeda bmx tanpa rem dengan jarak yg bisa dibilang dekat dan dengan track jalanan yg bisa dibilang "gila" hanya untuk mengantarkan aku sampai rumah dengan selamat. Dia adalah pria yg rela bolak balik untuk menjemputku di kantor-mengantarku pulang-menunggu aku mandi-menunggu aku berdandan-mengajakku jalan jalan padahal lagi dan lagi jarak yg di tempuh tidaklah dekat.

Dia adalah pria setelah ayahku yg memberiku perhatian yg sangat amat detail. Dia adalah pria setelah ayahku yg bisa membuatku terdiam merenungi kesalahanku.

Kita adalah pasangan yg saling melengkapi, mengerti, memaklumi, mendukung satu sama lain . Kita adalah 2 manusia yg di pertemukan untuk meniti semesta. Menopang disaat yg lain jatuh, memberi saat yg lain kekurangan, mengingatkan saat yg lain lupa dan mejadi rumah yg sangat nyaman untuk satu sama lain. Kita adalah partner, partner meniti semesta .

-UNTUKMU : MARTIN HIOS PAMUNGKAS -

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

#REVIEW : BODY WHITENING BALI ALUS

#REVIEW : KRIS INSTANT WHITE

REVIEW : DRAMA KOREA "SHE WAS PRETTY"